Senin, 16 April 2018

Fitriyanti Tangahu


Universitas Negeri Manado adalah salah satu Universitas yang memiliki Mahasiswa Muslim yang terbilang cukup banyak. Unima merupakan kampus yang mampu menarik perhatian para calon Mahasiswa untuk masuk universitas yang kira-kira diatas 50% kualitas dan kredibitasnya terjamin.
Tahun 2017 Unima menempati posisi yang ke-53 dalam kampus terbaik yang ada diseluruh Universitas diIndonesia. Memang, bisa dikatakan sudah jauh lebih baik dari tahun-tahun yang sebelumnya. Karena dilihat dari segi Sumber Daya Manusianya yang semakin hari dapat menyesuaikan sesuai perkembangan yang ada, apalagi dibidang teknologi saya rasa sudah cukup mapan dalam hal ini.
Universitas ini cukup baik dari segi Akademik, social Agama dan budaya. Namun sayang tingkat Toleran kampus ini agak berkurang.Kampus yang letaknya tepat berada di Provinsi Sulawesi Utara yang berpusat di Tondano dan memiliki mayoritas Kristen  ini sedikit memiliki toleran. kenapa??? karena Mahasiswa Muslim yang seharusnya memiliki hak untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan di lingkungan kampus itu sendiri, hingga sekarang masih merupakan sepadan kata yang belum terealisasi dalam kampus. Artinya belum ada suatu kesepakatan terhadap pembangunan Masjid di sekitar kampus.
Sungguh, Mahasiswa sangat merindukan suara adzan yang berkumandang. Memang mereka memiliki beberapa aplikasi yang membuat suara adzan itu terdengar, namun sebagai manusia yang memiliki perasaan dan hati yang terpanggil sesuai Agama yang dianut, kayaknya itu belum terlalu cukup untuk menigkatkan keimanan dan ketaqwaan dari Mahasiswa Muslim. Karena salah satu sifat manusia adalah menginginkan suatu kebersamaan dalam beribadah.
Dulu memang pernah diusahakan oleh mahasiswa muslim yang terbilang cukup kuat menghadapi tantangan yang datang bertubi tubi. Namun perjuangan itu terkandas dengan ketidaknyamanan yang dilakukan dari pihak yang intoleran. Ironis, sungguh memilukan kampus yang seharusnya memiliki rasa kedamaian yang seharusnya dapat diciptakan sesama manusia semuanya Nihil, Fiktif belaka.
Untuk itu kita sebagai umat yang beragama, harus memiliki rasa toleransi terhadap agama yang lain, saling menghormati, saling mendukung bahkan bersatu dalam menjaga keutuhan bangsa ini. Sehingga apa yang kita cita-citakan terhadap lingkungan kampus yang damai, aman dan tentram dapat terwujudkan.


Ingin Menulis, Itu Saja……….